Rupiah Kamis Ditutup Melemah ke Level Rp17.910/USD; Dollar Global Merangkak, Permintaan Safe Haven

50
Rupiah Melemah
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (23/7), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, menambah loss dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa merangkak naik setelah melemah di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore melemah 0,20% atau 35 poin ke level Rp 17.910 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.875. Rupiah terpantau terkoreksi dari area sebulan tertingginya kemarin.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.903 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.920, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 17.910.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa merangkak naik setelah melemah di sesi global sebelumnya, menanjak lagi oleh panasnya konflik AS-Iran yang mengangkat dollar sebagai aset safe haven.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini naik terbatas ke 101,17, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 101,14.

Sementara itu, IHSG Kamis di akhir sesi terpantau melemah 19,165 poin (0,30%) ke level 6.315,311, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias menguat berupaya bangkit dari aksi jual sebelumnya di tengah tensi geopolitik Timteng dan harga minyak yang memanas, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam lanjut terkoreksi.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak naik, Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp18.126 – Rp17.845.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting