Rekomendasi Pergerakan Harga Minyak 11 Februari 2020

688

(Vibiznews-Commodity) Harga minyak WTI terperangkap di dalam rentang yang sempit dan meluncur kebawah, sempat ke batas $49 sebelum akhirnya naik lagi dan sekarang diperdagangkan disekitar $50.41.

Minyak berjangka sedang berada pada level terburuknya selama lebih dari satu tahun dengan jatuhnya permintaan dari Cina yang disebabkan karena merebaknya wabah virus corona yang terus mengganggu keyakinan pasar keuangan dan membebani harga minyak secara negatif dari segi outlook permintaan.

Pasar menantikan OPEC dan sekutunya untuk mengintervensi, namun kelihatannya mereka tidak mungkin segera melakukan pemangkasan produksi tambahan, meskipun pertemuan komite tehnikal bersama pada minggu lalu telah merekomendasikan pemangkasan produksi tambahan sebanyak 600.000 barel per hari. Namun Rusia mengatakan mereka masih memerlukan lebih banyak waktu untuk mempertimbangkan proposal tersebut.

WTI mentah bulan Maret turun 75 sen pada penutupan hari Senin, atau 1.5% di $49.57 per barel pada New York Mercantile Exchange. Ini adalah yang terendah sejak tanggal 7 Januari 2019.

Sementara Energy Information Administration akan merilis laporan outlook energi jangka pendek, hari ini pasar kemungkinan akan lebih mengikuti updates berita-berita dari virus corona.

Cina melaporkan kematian sebanyak 908 orang dan tertular lebih dari 40.000. Hampir 6500 yang tertular berada dalam kondisi kritis kata otoritas Cina pada hari Senin.

“Support” terdekat berada pada $50.01 yang apabila ditembus akan lanjut ke $49.46 dan kemudian $48.65. Sedangkan “resistance” terdekat berada pada $51.37 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 52.17 dan kemudian $52.73.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here