(Vibiznews – Commodity) – Harga karet Tocom Jepang perdagangan hari pertama pekan ini pasca libur hari Kaisar ditutup melemah hari Selasa (25/02/2020), berbeda dengan pergerakan harga karet di bursa Shanghai (SHFE) dan juga Singapura (Sicom) yang ditutup menguat dari perdagangan sebelumnya.
Anjoknya harga karet di Tocom disebabkan kekhawatiran pasar Jepang akan bahaya virus corona yang mengangkat nilai uang yen dan menekan perdagangan bursa saham. Sentimen positif yang menaungi pasar karet global yaitu kenaikan harga minyak mentah acuan dunia, mendukung harga di SHFE dan Sicom.
Harga karet alami di Tocom untuk kontrak paling ramai yaitu untuk kontrak bulan Juli 2020 akhir perdagangan hari Jumat ditutup melemah 5,2 yen atau 2,7% dari akhir perdagangan sebelumnya ke posisi 184,3 yen setelah sempat naik pada posisi 184.8 yen dan turun ke posisi 170 yen.
Untuk harga karet berjangka yang banyak diperdagangkan di Sicom, kontrak bulan Mei 2020 alami kenaikan US$1,8 atau 1,34 persen menjadi US$135,8. Demikian juga kenaikan harga terjadi di Shanghai (SHFE) yang naik sekitar 95 yuan ke posisi 11545 yuan.
Terpantau yen Jepang terhadap dolar AS alami penguatan dengan naik 0,19% dalam pair USDJPY pada perdagangan sesi Eropa hari ini. Sedangkan harga minyak mentah acuan dunia atau minyak Brent naik 1 % ke posisi US$56.45 per barel.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



