(Vibiznews – Indeks) – Aksi profit taking yang menekan bursa saham utama kawasan Asia juga terjadi di pada perdagangan bursa saham Hong Kong hari Selasa (7/7/2020), dimana indeks Hang Seng turun dari posisi tertinggi 4 bulan. Indeks Hang Seng retreat dari posisi bullish 4 hari berturut.
Sentimen negatif di bursa Hong Kong meningkat karena kekhawatiran atas tingkat kasus baru infeksi coronavirus terus meningkat dan belum menunjukkan tanda berhenti, yang mengkhawatirkan perjalan rebound ekonomi negara besar seperti AS dan China.
Indeks Hang Seng anjlok 363,80 poin atau turun 1,38% ke posisi 26.339,16, setelah sempat naik ke posisi 26783 yang merupakan tertinggi sejak 5 Maret. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan anjlok 1,18% atau 126,42 poin menjadi 10.600,41.
Melihat pergerakan secara sektoral, tekanan indeks Hang Seng paling banyak disumbang oleh anjoknya saham sektor energy dan telekomunikasi yang turun 2,53% dan 2,45% masing-masing. Kemudian ditambah tekanaan anjloknya saham sektor industri dan property yang turun diatas 2%.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



