(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi pada hari Selasa turun ke terendah satu minggu karena meningkatnya indeks dolar AS ke tertinggi dua minggu, membuat terjadinya likuidasi di kopi berjangka
Harga kopi Arabika Desember di ICE New York turun $1.90 (1.42%) menjadi $132.10 dan harga kopi Robusta Januari di ICE London turun 1.11%
Pada tiga minggu terakhir harga kopi sempat naik ke tertinggi 8 ½ bulan pada hari Jumat karena turunnya persediaan, hasil monitoring dari ICE untuk persediaan kopi Arabika pada hari Jumat turun ke 20 ½ tahun terendah menjadi 1.18 juta kantong, juga untuk persediaan kopi Robusta pada 28 Agustus turun ke 20 bulan terendah dari 10.908 lot.
Harga kopi pada hari Jumat naik karena persediaan Colombia, juga Colombia Coffee Growers Federation mengatakan bahwa ekspor kopi Colombia di bulan Agustus turun 8% dari tahun lalu menjadi 1.118 juta kantong.
Cuaca kering di Minas Gerais, perkebunan kopi terbesar di Brazil, membuat hasil panen akan lebih sedikit. Menurut Somar Meteorologia akan tidak turun hujan pada sampai 25 September, jadi kesuburan tanah sekarang hanya 20 -30% dibawah 60% yang normal.
Harga kopi juga didorong naik pada hari Selasa lalu ICO mengatakan bahwa ekspor kopi global di 2019/20 selama Oktober – Juli turun 5.3% dari tahun lalu menjadi 106.59 juta kantong.
CEO of Simexo Dak Lak, Vietnam eksportir kopi terbesar ke dua di Vietnam memperkirakan produksi kopi robusta Vietnam akan turun 4.8% menjadi 1.72 MMT, karena rendahnya hasil panen kopi, akibat kekeringan sehingga mengganggu pertumbuhan tanaman kopi di Vietnam Central Highlands, area perkebunan kopi terbesar di Vietnam.
General Department of Vietnam Customs melaporkan pada 30 Agustus bahwa ekspor kopi secara kumulatif di Vietnam turun 1.3% dari tahun lalu menjadi 1.161 MMT.
ICO pada hari Selasa lalu memperkirakan pasar kopi global akan surplus karena pandemic covid secara global menurunkan permintaan kopi dan meningkatkan persediaan. Pasar kopi global di 2019/20 surplus 952,000 kantong dari perkiraan sebelumnya defisit 486,000 kantong.
Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama di $129 dan berikut ke $127 sedangkan resistant pertama di $135 dan berikut di $138.
Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group
Editor : Asido



