Mencermati Perkembangan Stimulus AS – Market Mover 7 Oktober 2020

1058

(Vibiznews – Market Mover) Pasar keuangan global masih terus mencermati perkembangan stimulus ekonomi AS. Presiden AS Donald Trump telah meminta negosiatornya untuk menghentikan negosiasi untuk stimulus coronavirus AS setelah pemilihan presiden AS 3 November ini.

Sebelumnya Dewan Perwakilan Rakyat AS yang didominasi Partai Demokrat mengusulkan $2,4 triliun untuk dana talangan bagi stimulus coronavirus AS, namun dari Partai Republik mengusulkan $1,6 triliun. Kesepakatan belum dicapai, dan Donald Trump dengan pertimbangannya, maka meminta negosiatornya menghentikan pembahasan tersebut sampai pemilihan presiden 3 november, dimana Trump sendiri menyatakan jika dia menang dalam pemilihan presiden AS maka segera Trump akan mengesahkan RUU Stimulus utama yang berfokus pada pekerja dan Usaha Kecil di Amerika Serikat.

Namun penghentian negosiasi stimulus virus corona bukan berarti Trump berhenti memberikan stimulus. Presiden Trump mendesak DPR dan Senat harus SEGERA Menyetujui 25 Miliar Dolar untuk Dukungan Penggajian Maskapai, & 135 Miliar Dolar untuk Program Perlindungan Gaji untuk Bisnis Kecil. Keduanya akan dibayar penuh dengan dana yang tidak terpakai dari Cares Act.

Saham United Airlines naik lebih dari 3% dalam perdagangan pra-pasar. Saham Delta naik 2%. Saham maskapai penerbangan juga mendapat dorongan setelah analis JPMorgan meningkatkan beberapa perusahaan di industri.
Belum banyak data ekonomi yang dapat menjadi sentiment penting pekan ini. Yang perlu dicermati adalah data Jobless Claim AS yang akan dirilis Kamis malam besok yang diindikasikan menurun.

Juga akan data inflasi AS pada selasa mendatang yang diindikasikan meningkat.

Bagaimana pasar mencermati perkembangan stimulus AS ini?

Dengan masih belum dicapainya kesepakatan stimulus AS, maka pasar masih belum memperoleh kepastian, dan ini dapat menekan pasar global, khususnya pasar saham.

Namun dengan adanya desakan Trump untuk DPR dan Senat AS menyetujui stimulus bagi perusahaan msakapai dan bisnis kecil dapat memberikan harapan positif. Bursa Wall Street bergerak naik. Jika Wall Street terus meningkat, akan memberikan dukungan bagi bursa Asia dan Eropa.

Dari pasar forex, Dolar AS yang sebelumnya Kuat karena meningkatnya permintaan safe haven, dengan adanya harapan stimulus bagi masakapai dan usaha kecil, menekan dolar AS, sehingga memberikan penguatan bagi pesaingnya seperti Euro dan Poundsterling.

Dari pasar komoditas, seiring harapan stimulus bagi masakapai dan usaha kecil yang disampaikan Presiden Trump, harga emas tertekan, dengan menurunnya permintaan safe haven. Sedangkan harga minyak turun masih tertekan kekhawatiran pelemahan ekonomi yang dapat menekan permintaan.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here