(Vibiznews – Commodity) Harga minyak berjangka Nymex mengalami konsolidasi dalam rangka pemulihan dari satu minggu kerendahan di $46.16. Dan sekarang bertahan pada level $47.50.
Emas hitam mengambil keuntungannya dari sentimen pasar yang bagus dengan para investor memburu asset dengan imbal hasil yang lebih tinggi seperti minyak, sebagai antisipasi atas terobosan Brexit yang sudah di ambang pintu.
Minat terhadap asset yang lebih beresiko menekan dolar AS yang safe-haven, dengan demikian memberikan dukungan naik terhadap harga minyak mentah yang sensitip terhadap USD.
Dengan kemajuan vaksin virus corona, pasar berharap pemulihan yang cepat di dalam permintaan minyak dan produknya. Hal yang sama terefleksi di dalam turunnya inventori dari minyak mentah, gasoline dan penyulingan Amerika Serikat yang berdampak positip bagi harga minyak.
Inventori minyak mentah AS turun sebanyak 562.000 barel pada minggu yang berakhir tanggal 18 Desember menjadi 499,5 juta barel, menurut laporan Energy Information Administration (EIA).
Kedepannya pasar akan memperhatikan dengan ketat perkembangan Brexit sementara disrupsi supply di Negeria akan dinilai ulang untuk arah harga yang baru.
“Resistance” terdekat menunggu di $48.99 yang apabila berhasil dilewati lanjut ke $49.92 dan kemudian $51.32. “Support” terdekat menunggu di $46.66 yang apabila berhasil dilewati lanjut ke $49.92 dan kemudian $51.32.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido



