(Vibiznews – Commodity) – Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Selasa 23 Maret 2021 , harga biji-bijian semua naik, harga jagung naik panen jagung Brazil masih dibawah rata-rata, harga kedelai naik dan harga gandum naik karena ekspor gandum naik
Penutupan Pasar pada Hari Selasa untuk Biji-bijian:
Jagung
Harga jagung Mei di CBOT naik 2.2 sen (0.41%) menjadi $5.512 per bushel.
Harga jagung pada penutupan hari Selasa kembali naik karena turunnya panen jagung Brazil yang baru selesai 55% masih di bawah rata-rata lima tahun sebesar 56.2% . Sementara penanaman jagung untuk periode ke dua sebesar 86% selesai masih dibawah rata-rata 96% menurut Safras and Mercudo.
Laporan dari pemerintah Jepang untuk rencana penurunan pembelian jagung dan kedelai untuk makanan ternak. USDA Ag Attache melaporkan perkiraan impor Jepang untuk jagung sebesar 15.75 MMT untuk 2021/22
Kedelai
Harga kedelai Mei di CBOT naik 5.75 sen (0.41%) menjadi $14.2325 per bushel, harga soymeal naik $2.2 (0.55%) menjadi $ 398.8 perton, dan harga minyak kedelai naik 65 sen (1.15%) menjadi $57.02.
Harga kedelai dan produknya pada penutupan pasar hari Selasa semua naik kenaikan tertinggi untuk minyak kedelai sampai 1.15%.
Gandum
Harga gandum Mei di CBOT naik 7.50 sen (1.20%) menjadi $6.3475 per bushel.
Harga gandum pada penutupan pasar hari Selasa naik karena ekspor gandum AS sampai 18 Maret sebesar 648,485 MT menurut USDA, walaupun turun 9% dari minggu lalu, tetapi masih naik 83% dari tahun lalu.
USDA Ag Attache memperkirakan impor Mesir di 21/22 akan mencapai 9 MMT, naik dari perkiraan tahun ini juga sebesar 8.9 MMT.
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido



