Harga Jagung Naik Pada Akhir Minggu Cuaca Kering Di Amerika Selatan

859
jagung

(Vibiznews – Commodity) – Harga jagung ditutup naik  sedikit pada penutupan pasar hari Jumat,  setelah pada hari Kamis mencapai limit untuk harga jagung kontrak Mei. Harga jagung mengalami kenaikan karena permintaan konsumen di pasar domestik AS meningkat pada saat ini, walaupun ekspor mengalami penurunan.

Harga jagung Juli di CBOT naik 1 sen (0.16%) menjadi $6.3250 per bushel.

Laporan penjualan ekspor USDA pagi hari ini, ada penjualan ke negara yang tidak diketahui sebesar 336,000 MT dan dari eksportir swasta dijual 136,680 MT ke Guatemala. Korea Selatan mengeluarkan tender ke pasar Internasional untuk 342,000 MT jagung.

Laporan penjualan ekspor mingguan dari USDA pada hari Kamis  pemesanan jagung dari persediaan lama sebesar 387,531 MT pemesanan sampai 15 April, masih dalam range terbawah perkiraan pedagang, namun turun 42% dari tahun lalu. Dari persediaan baru sebesar 29,502 MT juga ada di range terbawah perkiraan pedagang. Negara pembeli terbesar adalah Mexico dan Korea Selatan, sedangkan Cina membatalkan pembelian 123,900 MT jagung sehingga 65k MT diberikan ke Korea Selatan

Produksi etanol tetap stabil namun persediaan etanol mencapai jumlah terendah 22 minggu. Persediaan ada di sekitar 7.242 barel .

Cuaca di sekitar sungai Mississippi seharusnya panas dan kering namun saat ini cuaca di AS dingin sehingga jagung yang baru ditanam bisa mengalami kerusakan atau lambat untuk bertumbuh.

The Rosario Grain Exchange memperbaiki perkiraan hasil panen jagung di Argentina menjadi 1.5 MMT sampai 50 MMT karena perluasaan area penanaman di Cordoba. Sama dengan perkiraan USDA Ag Attache  namun 3 MMT diatas perkiraan USDA pada bulan April 47 MMT.

Pemerintah Argentina melihat potensi untuk meningkatkan pajak ekspor untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari pasar global dan menekan harga di pasar dalam negeri.

Cuaca di Amerika Selatan merupakan faktor yang selalu diperhatikan para trader, pada saat ini cuaca kering kembali terjadi di Amerika Selatan.

Demikian juga di Brazil di daerah Safrinha ladang jagung di Brazil, cuacanya panas dan kering dan bisa berlangsung dalam jangka yang agak lama. Penanaman jagung musim dingin tertunda lagi karena cuaca kering. Hujan diharapkan turun di Brazil Selatan pada saat ini.

Analisa tehnikal untuk jagung dengan support pertama di $6.24 dan berikut ke $6.05 sedangkan resistant pertama di $6.52 kemudian ke $6.58.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here