Harga Kedelai Turun Tajam, Karena Turunnya Ekspor Kedelai

570

(Vibiznews – Commodity) – Harga kedelai pada penutupan pasar hari Selasa turun tajam setelah pasar dibuka kembali dari Hari Libur Kemerdekaan AS. Penurunan harga terjadi karena trader melakukan closing transaksi setelah pengumuman “margin requirement” dinaikkan. Laporan pertumbuhan juga tanaman lebih cepat berbunga dari rata-rata dan ekspor yang dikirim turun dari tahun lalu.

Harga kedelai Nopember di CBOT turun 94 sen (6.72%) menjadi $13.05 per bushel, harga soymeal turun $25.90 (6.67%) menjadi $362.4 per ton dan harga minyak kedelai turun $3.50(5.62%)menjadi $58.78.

Laporan Progress Pertumbuhan Tanaman dari NASS mengatakan bahwa 29% dari tanaman kedelai telah berbunga lebih cepat dari rata-rata 24%. Yang sudah berbuah 3% sesuai dengan rata-rata.

Laporan pengiriman ekspor mingguan dari USDA sebesar 206,152 MT yang dikirim sampai 1 Juli, dua kali lipat dari minggu lalu, namun masih turun 561k MT dari tahun lalu pada minggu yang sama. Total ekspor di tahun Marketing ini sebesar 57.452 MMT sampai 1 Juli.

Laporan dari USDA Ag Attache produksi Brazil di 2020/21 meningkat 3 MMT, sesuai dengan perkiraan USDA pada bulan Juni sebesar 137 MMT. Untuk kedelai 2021/21 Ag Attache memperkirakan ada peningkatan area penanaman 300k HA menjadi 40.3m HA dan hasil panen sebesar 3.56 MT/HA. Hasil panen awal sebesar 143.5 MMT lebih rendah 500k dari perkiraan, tetapi naik 137 MMT pada tahun ini.

Analisa tehnikal untuk kedelai dengan support $12.96 lalu ke $12.91 dan resistant pertama di $13.40 dan berikut ke $13.71.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here