Kospi 7 Juli Mundur dari Rekornya Karena Lonjakan Covid-19 di Korea Selatan

516
Photo by Vibizmedia

(Vibiznews – Indeks) – Terjadi aksi profit taking pada perdagangan bursa saham Korea Selatan  hari Rabu (7/7/2021) setelah mencapai posisi rekor tertinggi sesi sebelumnya.  Indeks Kospi retreat dari posisi rekornya di tengah meningkatnya kekhawatiran atas lonjakan kasus baru COVID-19.

Otoritas kesehatan Korea Selatan atau KDCA melaporkan 1.212 kasus COVID-19 baru hari Rabu, jumlah infeksi harian tertinggi sejak Desember tahun lalu. Otoritas kesehatan tersebut memutuskan untuk memperpanjang pembatasan jarak saat ini di wilayah Seoul, sementara Perdana Menteri Kim Boo-kyum mencatat bahwa Korea  mungkin perlu mempertimbangkan jarak sosial tingkat tertinggi, jika situasi COVID-19 tidak membaik dalam dua atau dua tahun ke depan.
Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup turun 19,87 poin atau 0,6 persen  pada 3.285,34. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka menguat 2,53 poin atau 0,84% ke posisi 436.97, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 439.29 dan sempat turun ke posisi terendah di  435.78.

Saham kapitalisasi besar yang menekan Kospi seperti saham pemimpin pasar Samsung Electronics  turun 0,49 persen, saham SK hynix jatuh 1,2 persen, saham Hyundai Motor turun 1,69 persen dan saham  LG Chem merosot 0,11 persen dan saham Samsung Biologics kehilangan 0,59 persen.

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here