Harga Gandum Naik, Cuaca Buruk di AS dan Eropa

627

(Vibiznews – Commodity) – Harga gandum naik karena cuaca kering dan panas sedang berlangsung di Utara AS dan Canada sehingga mengganggu pertumbuhkan gandum di AS dan Canada.

Harga gandum Desember di CBOT naik 21 sen (3.09%) menjadi $6,9975 per bushel.

Private firm Planalytics memperkirakan panen musim semi sebesar 37.8 bpa turun dari perkiraan sebelumnya 45.2 bpa. Perkiraan USDA sebesar 30.7 bpa pada laporan produksi tanaman.

Laporan Penjualan Ekspor mingguan dari USDA pada hari Kamis sebesar 424,691 MT gandum dikirim sampai 8 Juli, masih dalam range perkiraan dan mencapai jumlah tertinggi 23 minggu, tetapi masih di bawah 764,385 MT dar tahun lalu pada sesi yang sama. Akumulasi ekspor sampai 8 Juli sebesar 1.913 MMT sehingga total 2.897 MMT selama 6 minggu .

Perancis, Negara penanam biji-bijian terbesar di Uni Eropa, sedang mengalami kenaikan produksi dari gandum. The Farm Ministry minggu ini memperkirakan kenaikan 27% hasil dari gandum disbanding panen 2020, masih 11% diatas rata-rata lima tahun

Hujan deras yang turun pada musim panas tahun ini membuat kekhawatiran hasil panen berkurang akibat kualitas dari gandum berkurang.
Banjir melanda Eropa Barat terutama di Jerman dan juga Utara Perancis, sehingga cuaca yang buruk ini membuat panen gandum di Perancis melambat baru 4% dari gandum yang sudah dipotong sampai 12 Juli, naik disbanding 1% pada minggu lalu, namun lebih lambat dari 42% pada tahun lalu.

Analisa tehnikal untuk gandum support pertama $6.51 dan berikut ke $6.45
Sedangkan resistant pertama $7.55 kemudian ke $7.62.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here