Rekomendasi Minyak 12 Agustus 2021: Turun Karena Laporan EIA

532
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex tertekan turun ke $67.45 setelah sebelumnya sempat naik ke atas $68 pada hari kemarin, setelah keluarnya laporan dari EIA.

Pada hari Rabu kemarin, Energy Information Administration (EIA) dalam laporan mingguannya melaporkan bahwa inventori minyak mentah komersial di AS hanya turun 400.000 barel pada minggu yang berakhir tanggal 6 Agustus. Sementara para analis memperkirakan terjadi penurunan sebanyak 1.200.000 barel.

Reaksi pasar atas data yang dikeluarkan oleh EIA ini adalah turunnya harga minyak mentah WTI sekitar 1.5% secara basis harian, ke $67.77.

Penurunan harga minyak mentah WTI tidak bertahan lama dengan melemahnya dollar AS secara luas karena munculnya data makro ekonomi inflasi AS yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan sebelumnya. Harga minyak mentah WTI kembali berbalik naik menembus $68 ke $68.76.

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa Consumer Price Index (CPI) AS naik 0.5% di bulan Juli, setelah pada bulan Juni naik 0.9%. Data ini sesuai dengan perkiraan konsensus. Laporan itu mengatakan untuk satu tahun, inflasi umum naik ke 5.4%.

Dengan tekanan inflasi melemah, Federal Reserve memiliki ruang untuk mempertahankan kebijakan moneternya yang ultra akomodatif yang adalah menekan harga minyak mentah WTI.

Dolar AS juga kehilangan pijakannya dengan data yang terbaru dari inflasi AS mengurangi sebagian ekspektasi pengetatan oleh the Fed.

“Support” terdekat menunggu di $68.03 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $66.18 dan kemudian $65.21. “Resistance” yang terdekat menunggu di $69.20 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $70.64 dan kemudian $71.00.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here