(Vibiznews – Editor’s Note) – Pasar investasi domestik pada minggu lalu diwarnai dengan sejumlah isyu, di antaranya:
- Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) triwulan ketiga dilaporkan KSSK dalam kondisi normal seiring penurunan signifikan kasus Covid-19.
- Aksi ambil untung pendek terlihat di pasar keuangan dan mengoreksi IHSG dan rupiah.
- Rendahnya kasus baru Covid-19 serta tingkat kesembuhan yang tinggi telah terus menjaga optimisme pasar.
Untuk korban virus di Indonesia, berita resmi terakhirnya, sudah sekitar 4.243 ribu orang terinfeksi, 4.087 ribu sembuh dengan tingkat kesembuhan tinggi 96,32%, dan 143,3 ribu lebih orang meninggal.
Minggu berikutnya, isyu antara perkembangan pandemi virus corona, prospek pemulihan ekonomi dalam dan luar negeri akan kembali mewarnai pergerakan pasar. Seperti apa dinamika pasar hari-hari ini? Berikut detail dari Vibiznews Domestic Market Review and Outlook 1-5 November 2021.
===
Minggu lalu IHSG di pasar modal Indonesia terpantau terkoreksi setelah rally 6 minggu berturut-turut dan hampir mencapai rekor tertingginya ditahan profit taking investor, namun di akhir pekan rebound dengan aksi beli investor asing. Sementara itu, bursa kawasan Asia bias variatif. Secara mingguan IHSG ditutup melemah 0,79%, atau 52,392 poin, ke level 6.591,346. Untuk minggu berikutnya (1-5 November 2021), IHSG kemungkinan akan berpeluang lanjut menguat dan mencetak rekor tertingginya. Secara mingguan, IHSG berada antara resistance di level 6.693 dan 6.796. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.509, dan bila tembus ke level 6.451.
Mata uang rupiah terhadap dollar AS pekan lalu melemah di minggu keduanya oleh berlanjutnya capital outflow pendek di pasar SBN, sehingga rupiah secara mingguannya berakhir melemah 0,34% ke level Rp 14.170. Sementara, dollar global terpantau rebound. Kurs USD/IDR pada minggu mendatang diperkirakan masih lanjutkan uptrend sejenak, atau kemungkinan rupiah masih dalam tekanan jangka pendek, dalam range antara resistance di level Rp14.275 dan Rp14.336, sementara support di level Rp14.040 dan Rp13.955.
Harga obligasi rupiah Pemerintah Indonesia jangka panjang 10 tahun terpantau stabil secara mingguannya, terlihat dari pergerakan turun tipis yields obligasi dan berakhir ke 6,169% pada akhir pekan. Ini terjadi di tengah berlanjutnya aksi jual investor asing di SBN. Sementara yields US Treasury fluktuatif melemah secara mingguannya.
===
Rapat KSSK pada triwulan III melaporkan bahwa Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) untuk triwulan ketiga tahun 2021 berada dalam kondisi normal, seiring dengan penurunan signifikan dari kasus Covid-19. Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, Ketua dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan menyepakati komitmen untuk bersama-sama memperkuat sinergi dari keempat lembaga dalam menjaga dan mendukung momentum pemulihan ekonomi, dan terus berkomitmen menjaga stabilitas sistem keuangan.
Berdasarkan data transaksi 25-28 Oktober 2021, nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp0,78 triliun terdiri dari jual neto di pasar SBN sebesar Rp4,32 triliun dan beli neto di pasar saham sebesar Rp3,54 triliun.
Perbaikan sejumlah indikator ekonomi menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia sedang bergerak ke arah pemulihannya di tahun 2021 ini.
===
Pasar investasi dunia nampaknya terus bergerak dinamis. Adanya harapan pemulihan ekonomi dunia, misalnya, telah memicu kenaikan inflasi global dan mendorong pergerakan harga untuk sejumlah pilihan investasi. Fluktuasi pasar bisa berbentuk volatilitas yang tinggi pada satu periode, dapat juga berupa gelombang naik turun dalam irama yang diwarnai sangat dengan ketidakpastian di periode waktu yang lainnya. Kita harus terima saja bahwa demikian memang situasi dan kondisi pasar saat ini. Untuk memenangkannya, nampaknya, kita yang harus menambahkan pengetahuan dan keahlian (skill) dalam berinvestasi. Bagaimanapun, tidak ada salahnya sama sekali seseorang untuk menambah pengetahuan dan skill. Itu suatu bentuk investasi tersendiri juga. Untuk itu, Anda dapat belajar bersama vibiznews.com. Sudah terbukti. Bagi para member, kami sampaikan kembali terimakasih telah tetap bersama dengan kami, partner sukses investasi Anda, pembaca setia Vibiznews!
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting


