(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (1/3) terpantau meloncat dengan menguat signifikan 65,006 poin (0,94%) ke level 6.953,177 setelah dibuka naik ke level 6.965,830. IHSG lompat dalam rekor di hari keduanya yang searah regional, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya menguat di tengah ketidakpastian pasar oleh serangan militer Rusia di Ukraina sementara Wall Street berakhir dengan volatile.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau menguat 0,15% atau 21 poin ke level Rp 14.346, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah menanjak di sesi global sebelumnya; naik sebagai safe haven di tengah perang Rusia – Ukraina dengan mata uang rouble Rusia jatuh 30% ke rekor terendahnya. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.367.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 77,659 poin (1,13%) ke level 6.965,830. Sedangkan indeks LQ45 naik 17,583 poin (1,78%) ke level 1.003,124. Siang ini IHSG menguat 65,006 poin (0,94%) ke level 6.953,177. Sementara LQ45 terlihat naik 1,21% atau 11,936 poin ke level 997,477.
Siang ini sembilan dari sebelas sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor energy yang menanjak 2,98%, diikuti sektor technology yang naik 2,86%.
Tercatat sebanyak 317 saham naik, 211 saham turun dan 142 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk ramai dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 1.004.211 kali transaksi sebanyak 15,705 miliar lembar saham senilai Rp 12,060 triliun.
Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat mixed bias menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 1,32%, dan Hang Seng yang turun 0,42%.
Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Indika (INDY) 22,87%, Adaro Energy (ADRO) 9,80%, Elang Mahkota (EMTK) 5,80%, dan Indo Tambangraya (ITMG) 4,87%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak lompat dalam rekor yang searah regional, sementara bursa kawasan Asia umumnya menguat di tengah ketidakpastian pasar oleh serangan militer Rusia di Ukraina. Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan di zona hijau dengan ditahan profit taking, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.995 dan 6.750. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.578, dan bila tembus ke level 6.698.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



