Investor juga tetap berhati-hati setelah inversi imbal hasil Treasury terdengar sebagai alarm atas ekonomi AS, sementara pembicaraan tentang sanksi lebih lanjut terhadap Rusia menjaga sentimen tetap terkendali.
Selain itu, data yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan sentimen bisnis di Jepang berkurang karena melonjaknya biaya bahan baku dan melemahnya yen mengancam akan menggagalkan pemulihan negara itu dari kejatuhan ekonomi akibat Covid-19.

Indeks harian Nikkei ditutup naik 70 poin atau 0,25% menjadi 27.736. Demikian indeks Topix naik tipis 0,5% menjadi 1.954. Namun untuk indeks Nikkei berjangka bulan April 2022 bergerak positif dengan naik 130 poin atau 0,47% ke posisi 27790.
Secara sektoral, saham perusahaan perawatan kesehatan memimipin kenaikan, dengan keuntungan dari saham Shionogi & Co (3,9%), Olympus Corp (4,3%), saham Astellas Pharma (3,9%). Sementara itu, perusahaan terkait chip melemah seperti saham Tokyo Electron (-2,7%), Mitsui High Tec (-2,5%) dan Advantest (-1,3%).
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



