(Vibiznews – Commodity) – Harga karet Jepang naik pada penutupan pasar hari Selasa untuk lima hari berturut-turut, karena harga bahan mentah meningkat dan melemahnya kurs yen.
Harga karet September di Osaka Exchange naik 0.6 yen atau 0.2% menjadi 270.4 yen ($2.20) perkg.
Harga bahan mentah karet di Thailand terus meningkat, karena persediaan bahan mentah sulit akibat cuaca hujan sehingga penyadapan karet mengalami kesulitan apalagi terjadi banjir di propinsi di Selatan Thailand sehingga hasil karet berkurang.
Harga latex di Thailan mencapai harga dengan rekor tertinggi sejak 7 Maret sebesar 53.60 baht ($1.61) per kg pada hari Selasa
Kurs dolar terhadap yen sebesar 122.85 yen melemah dari 122.65 yen pada Senin siang di Asia. Melemahnya yen membuat harga barang-barang yen menjadi lebih murah apabila dibeli dalam mata uang diluar Yen.
Harga minyak mentah pada hari Selasa naik setelah AS dan Eropa merencanakan sangsi baru kepada Rusia untuk menghukum Rusia atas kejahatan Rusia pada perang di Ukraina, sehingga meningkatkan kekhawatiran bahwa persediaan global akan lebih ketat, sementara pembicaraan nuklir antara Iran dengan negara-negara super power terhenti.
Dengan naiknya harga minyak mentah maka harga karet sintetis yang berasal dari minyak mentah menjadi mahal sehingga pembeli akan kembali membeli karet alam sehingga menguntungkan bagi karet alam
Harga karet Mei di Singapore Exchange SICOM turun 0.4% menjadi 176.3 sen USD.
Analisa tehnikal untuk karet dengan support pertama di $228.07 dan berikut ke $228.07 sedangkan resistant pertama di $274,47 dan berikut di $289.04.
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting


