(Vibiznews-Index) – Indeks spot Nikkei perdagangan sebelumnya ditutup turun 299 poin atau 1,20% menjadi 26.108. Demikian indeks Topix turun 1,23% menjadi 1.856. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Juli 2022 bergerak negatif dengan ditutup melemah 340 poin atau 1,29% ke posisi 26000.
Indeks Nikkei terjun ke posisi terendah sepekan lebih dengan tekanan profit taking paling besar dari saham komoditas.
Sentimen pasar global tertekan oleh meningkatnya kekhawatiran potensi resesi ekonomi yang didorong oleh kenaikan suku bunga yang agresif di antara bank-bank sentral utama dengan tujuan untuk menahan inflasi yang tinggi.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street ditutup menguat dengan Nasdaq dan S&P500 mendaki ke posisi tertinggi sepekan lebih. Dow Jones rebound merespon risalah pertemuan the Fed.
Lihat: Wall Street Cetak Gain Setelah Risalah Pertemuan The Fed
Harga minyak mentah WTI berfluktuasi sebelum ditutup turun 0,97% setelah sebelumnya merosot 8,2% di tengah prospek permintaan yang lebih lemah dan kesengsaraan resesi. China diberitakan adanya peningkatan kasus covid yang meningkatkan kekhawatiran lockdown.
Lihat: Rekomendasi Minyak 7 Juli 2022: Masih Tertekan di Sekitar $94.00
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei berjangka hari ini menguat. Dan awal sesi dapat turun ke posisi 26010 dan jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S3. Namun jika kemudian berbalik arah akan naik ke posisi 26340 dan jika tembus mendaki ke R2 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 26700 | 26520 | 26260 | 26080 | 25820 | 25640 | 25380 |
| Buy Avg | 26375 | Sell Avg | 25880 |




