INCO Umumkan 2 Aksi Korporasi Besar-Besaran

934
inco

(Vibiznews – IDX Stocks) – PT Vale Indonesia Tbk dengan kode saham INCO mengumumkan 2 aksi korporasi besar pada awal pekan ini.

Dalam aksi korporasi yang pertama, INCO akan bekerja sama dengan TISCO dan Xinhai untuk membentuk joint venture (JV) berupa pabrik feronikel di Blok Bahodopi, Morowali.

Nantinya, perusahaan patungan itu akan dikuasai 49% oleh INCO dan 51% sisanya dimiliki oleh perusahaan JV antara TISCO dan Xinhai.

Kerja sama ini memiliki nilai investasi sebesar USD 2,1 miliar atau setara dengan Rp31.3 triliun.

Sumber pendanaan ditargetkan 70% berasal dari perbankan dan 30% dari setoran modal.

Proyek ini ditargetkan memiliki kapasitas 73-80 ribu ton per tahun dan diperkirakan dapat beroperasi pada akhir 2025.

Sebagai informasi, TISCO adalah anak usaha dari Baowu Steel Group Corp Ltd asal China.

Selain kerja sama pembangunan pabrik feronikel, INCO juga mengumumkan bahwa para pemegang sahamnya dari luar negeri siap untuk mendivestasikan 11% saham INCO ke MIND ID selaku holding BUMN tambang.

Direktur Utama INCO, Febriany Eddy, menjelaskan bahwa divestasi akan dilakukan oleh Vale Canada Ltd, yang saat ini memiliki 43.79% dan Sumitomo Metal Mining, pemegang 15.03% saham.

Divestasi ini merupakan syarat bagi INCO untuk mendapat izin usaha pertambangan khusus (IUPK) pada 2025, atau ketika kontrak karya antara INCO dan pemerintah berakhir.

Sesuai regulasi terbaru, pemegang IUPK yang dimiliki oleh asing wajib melakukan divestasi 51% kepada pemerintah, BUMN, BUMD, maupun badan usaha swasta nasional.

Selain Vale Canada dan Sumitomo Metal Mining, pemegang saham INCO lainnya adalah MIND ID sebesar 20% dan publik sebesar 21,18%.

Sebelumnya, INCO juga telah menandatangani proyek pabrik nikel dengan kapasitas 120 ribu metrik ton nikel yang berlokasi di Pomalaa pada Juli 2022.

Mengenai divestasi, MIND ID mengakuisisi 20% saham INCO pada Juni 2020 dengan nilai mencapai USD290 juta yang setara dengan Rp4.3 triliun.

Akuisisi tersebut mengimplikasikan valuasi INCO senilai USD1,45 miliar atau setara dengan Rp21,7 triliun.

Berdasarkan harga penutupan pada Rabu (7/9), INCO memiliki kapitalisasi pasar senilai 60,9 triliun rupiah, atau naik 1,8x lipat dibandingkan valuasi saat MIND ID mengakuisisi INCO pada Juni 2020.

Selasti Panjaitan/Vibiznews/Head of Wealth Planning