Harga Kedelai Turun Setelah Data Inflasi AS

671
kedelai, soymeal, minyak kedelai

(Vibiznews – Commodity) – Harga kedelai pada penutupan pasar hari Kamis turun. Data CPI turun membuat pasar modal menguat sehingga dana yang masuk ke berjangka komoditas ditarik untuk dipindahkan ke pasar modal. 

https://www.vibiznews.com/2022/11/10/inflasi-as-bulan-oktober-turun-akankah-membuat-the-fed-memperlambat-kenaikan-suku-bunga/

Harga kedelai Januari di CBOT turun 29 sen (2%) menjadi $14.25 per bushel. Harga soymeal Desember turun $13.50 (3.23%) menjadi $404.10 per ton. Harga minyak kedelai naik 55 sen (0.73%) menjadi $76.09.  

Laporan Penjualan Ekspor Mingguan dari FAS sebesar 795k MT kedelai dipesan seminggu ini sampai 3 Nopember. Masih dalam range perkiraan. Di dalam laporan ini tidak termasuk dalam penjualan besar pada minggu terakhir. 

Cina pembeli terbesar 927k MT termasuk didalamnya 594k MT yang sebelumnya ditulis negara yang tidak dikenal. Akumulasi commitment dari kedelai mencapai 33.1 MMT (1.216 bbu) sampai 3 Nopember. 

Untuk soymeal yang dipesan sebesar 170k MT masih dalam perkiraan 100 –300k MT. Untuk minyak kedelai sebesar 2.7k MT masih dalam perkiraan dibawah 20k MT. 

Laporan Bulanan Perkiraan Persediaan dan Permintaan WASDE 
Outlook kedelai AS di 2022/23. 
  • Kenaikan produksi, penggilingan dan persediaan akhir. 
    • Perkiraan produksi kedelai sebesar 4.35 milyar bushel naik 33 juta karena kenaikan hasil.  
    • Hasil yang tinggi di Iowa dan Missouri yang merubah produksi kedelai.  
  • Penggilingan kedelai naik 10 juta bushel, karena kenaikan permintaan domestik untuk soymeal.  
  • Ekspor tidak berubah. 
  • Persediaan akhir kedelai naik 20 juta bushel menjadi 220 juta bushel. 

Harga rata-rata kedelai di 2022/23 diperkirakan $14.00 per bushel tidak berubah dari tahun lalu. Harga minyak kedelai juga tidak berubah $69 perpound. Harga soymeal $400 per ton naik 10 dolar.  

Outlook kedelai global.  
  • Produksi biji-bijian pembuat minyak di 2022/23 diperkirakan sebesar 645.6 juta ton turun 1 juta ton dari bulan lalu. Turunnya produksi kedelai, biji bunga matahari dan biji kapas, sedangkan rapeseed naik. 
    • Produksi kedelai global turun 0.5 juta ton menjadi 390.5 juta terutama karena turunnya produksi Argentina. Area tanam di Argentina turun.  
    • Produksi biji bunga matahari turun hasil panen di Ukraina  
    • Produksi rapeseed global naik 1 juta ton menjadi 84.8 juta ton karena meningkatnya hasil panen dari Australia dan Uni Eropa.  
  • Persediaan akhir biji-bijian minyak naik 1.4 juta ton menjadi 121.9 juta ton. Persediaan kedelai berubah karena kenaikan persediaan Cina dari revisi impor 2021/22. 
  • Perubahan persediaan biji-bijian minyak turunnya produksi minyak sawit Malaysia 1 juta ton menjadi 18.8 juta. 

Analisa tehnikal untuk kedelai dengan support pertama $14.28 berikut ke $14.09 sedangkan resistant pertama di $14.69 dan berikut ke $14.93. 

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting 

https://www.vibiznews.com/2022/10/15/market-review-2022-dan-market-outlook-2023-jagung-kedelai-gandum/