IHSG Jumat Siang Melemah ke Level 6.815; Bursa Asia Menguat, the Fed Mungkin Melambat

503
IHSG
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat siang ini (3/3) terpantau melemah 42,411 poin (0,62%) ke level 6.815,004, setelah dibuka naik ke level 6.873,431.

IHSG terkoreksi dari penguatan sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias menguat mengikuti Wall Street yang berakhir dalam gain setelah pejabat the Fed mengindikasikan kenaikan bunga yang melambat.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,24% atau 37 poin ke level Rp 15.317. Sedangkan dollar AS di pasar uang Asia terpantau menurun setelah menguat di sesi global sebelumnya; agak tertahan pergerakan sideways di tengah perkiraan berlanjutnya kenaikan bunga the Fed yang mungkin lebih terbatas.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.280. Rupiah terpantau berada di sekitar 7 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 30,192 poin (0,44%) ke level 6.873,431. Sedangkan indeks LQ45 naik 4,007 (0,42%) ke level 958,777. Siang ini IHSG melemah 42,411 poin (0,62%) ke level 6.815,004. Sementara LQ45 terlihat turun 0,85% atau 8,058 poin ke level 939,088.

Tercatat sebanyak 197 saham naik, 287 turun dan 233 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 782.893 kali transaksi sebanyak 10,703 miliar lembar saham senilai Rp 4,854 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 1,57%, dan Hang Seng yang naik 1,00%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Murni Sadar (MTMH) 5,33%, Cisarua Dairy (CMRY) 3,48%, Jasa Marga (JSMR) 2,46%, dan Gudang Garam (GGRM) 2,09%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak terkoreksi dari penguatan perlahan sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini menguat mengikuti Wall Street yang berakhir dalam gain.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan tetap di zona merah dengan mengurangi sebagian loss-nya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.962 dan 7.128. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.781, dan bila tembus ke level 6.721.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group