(Vibiznews – Economy) – Pertumbuhan ekonomi Indonesia ekspansi lagi, bahkan melebihi ekspektasi untuk periode kuartal pertama tahun ini menurut laporan BPS hari Jumat (5/5).
Produk domestik bruto naik 5,03% yoy di kuartal pertama tahun 2023, melebihi perkiraan pasar sebesar 4,95% setelah naik 5,01% di kuartal empat tahun 2022.
Pertumbuhan ekonomi pada 3 bulan pertama tahun ini merupakan periode ekspansi ke-8 berturut-turut. Dan untuk proyeksi tahun ini masih dalam kisaran 4,5% hingga 5,3% berdasarkan target dari Bank Indonesia.

Laju pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama di-sumbang oleh peningkatan konsumsi rumah tangga yang lebih cepat (4,54% vs 4,48 % di Q4) dan rebound dalam konsumsi pemerintah (3,99% vs -4,77%).
Perdagangan luar negeri juga berkontribusi positif, karena ekspor tumbuh sebesar 11,68% dan impor – sebesar 2,77%. Sementara itu, investasi tetap terus tumbuh (2,11%)
Di sisi produksi, output meningkat untuk pertanian (0,34%), manufaktur (4,43%), utilitas (2,67%), perdagangan grosir & eceran (4,89%), transportasi & gudang (15,93%), informasi & komunikasi (7,19%) , dan pertambangan (4,92%).



