(Vibiznews-Forex) – Pair USDJPY pada perdagangan forex sesi Eropa hari Jumat 5 Mei 2023 berusaha rebound dari kisaran terendah sepekan setelah bearish 3 sesi berturut.
Secara teknikal pair yang sudah tertekan di area support berusaha naik masuki area resisten di tengah pelemahan dolar AS.
Yen Jepang kembali mendapatkan daya tarik safe haven oleh kekhawatiran tentang gejolak perbankan di AS yang telah membuat investor gelisah.
Gejolak terus berlanjut ketika 2 bank regional AS anjlok cukup signifikan pada perdagangan Wall Street semalam, PacWest Bancorp (-50,6%) dan First Horizon (-33%).
Anjloknya saham PacWest Bancorp menyeret saham bank lainnya tertekan setelah rencana bank tersebut sedang memilih opsi strategis hingga berencana menjual seluruh asetnya.
Secara mingguan yen bersiap cetak penguatan pertama kalinya setelah selama 3 pekan berturut melemah.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya di pasar uang Eropa turun setelah menguat di sesi global sebelumnya.
Tertekan oleh kemungkinan bahwa Federal Reserve AS tidak lanjut menaikkan suku bunganya.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY berpotensi lemah dari skala H4, kini pair berada di posisi 134.17 yang berusaha naik ke 134.30.
Jika tembus akan melompat ke resisten kuatnya di 134.92. Namun jika turun kembali ke 133.88 akan meluncur ke support kuatnya di posisi 133.54.



