(Vibiznews – IDX Stocks) – Laba bersih PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turun 48,9% YoY menjadi Rp1,2 triliun pada 1Q23.
Pendapatan naik 21,4% YoY menjadi Rp10 triliun. Namun, beban pokok pendapatan melonjak 66,2% YoY, di antaranya akibat kenaikan beban jasa penambangan 40,9%, angkutan kereta api 59,8%, dan royalti ke pemerintah 165,3%.
Akibatnya, laba kotor turun 40,4% YoY. Dibandingkan dengan kinerja pada 4Q22 (QoQ), laba bersih PTBA turun 54,7%. Pendapatan turun 14%, sedangkan beban pokok pendapatan naik 5,5% sehingga laba kotor turun 49,7%.
Secara operasional, volume produksi dan penjualan batu bara pada 1Q23 masing-masing sebesar 6,8 juta ton, naik 7% YoY dan 8,8 juta ton, naik 26% YoY.
Secara geografis, penjualan domestik sebesar 5,2 juta ton 10% YoY, sementara penjualan ekspor mencapai 3,6 juta ton , naik 59% YoY.
Pendapatan 1Q23 PTBA mencapai 23,6% dari estimasi pendapatan FY23 menurut konsensus analis sebesar Rp42,1 triliun.
Adapun, laba bersih pada periode tersebut baru memenuhi 11,5% dari estimasi laba bersih sebesar Rp10,1 triliun.
Selasti Panjaitan/Vibiznews/Head of Wealth Planning



