IHSG Selasa Ditutup Menguat ke Level 6.922; Bertahap Menanjak di Hari Ketiganya

367
saham
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Selasa sore ini (10/10) terpantau menguat 30,733 poin (0,45%) ke level 6.922,188 setelah dibuka naik ke level 6.924,609.

IHSG menguat di hari ketiganya secara bertahap dan searah regional, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya menguat dipimpin Nikkei mengikuti Wall Street yang ditutup semalam searah menanjak.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,20% atau 32 poin ke level Rp 15.731, dengan dollar AS di pasar uang Eropa naik setelah terkoreksi 4 hari di sesi global sebelumnya; cenderung bearish setelah komentar dovish beberapa pejabat the Fed yang mengurangi prospek kenaikan bunga the Fed tahun ini.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.699, serta terpantau tertekan ke posisi baru terlemahnya tahun ini, ke level 10 bulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 33,154 poin (0,48%) ke level 6.924,609. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,778 poin (0,40%) ke level 948,354. Siang ini IHSG menguat 49,260 poin (0,71%) ke level 6.940,720. Sementara LQ45 terlihat naik 0,76% atau 7,196 poin ke level 951,304.

IHSG kemudian bergerak stabil dan sedikit turun di akhir sesi dan ditutup menguat 30,733 poin (0,45%) ke level 6.922,188. Tercatat sebanyak 291 saham naik, 234 saham turun dan 222 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini melemah, di antaranya Nikkei yang menanjak 2,43%, dan Indeks Hangseng yang naik 0,84%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Barito Renewables (BREN) 24,62%, Dharma Polimetal (DRMA) 8,78%, Adaro Minerals (ADMR) 6,80%, dan Tjiwi Kimia (TKIM) 6,59%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini meneruskan rebound sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini menanjak mengikuti pergerakan Wall Street yang searah menguat.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan bias menguat secara bertahap, masih dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.993 dan 7.046. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.841, dan bila tembus ke level 6.825.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group