Harga Emas Selasa Bergerak Turun Tertekan Penguatan Dolar AS

366
harga emas

(Vibiznews – Commodity) Harga Emas memperpanjang penurunannya pada hari Selasa, menjauh dari level tertinggi lima bulan pada minggu lalu, tertekan penguatan dolar AS dan peningkatan imbal hasil Treasury AS, sementara para pedagang terus memperhatikan data ekonomi AS dan ketegangan di Timur Tengah.

Harga emas di pasar spot turun 0,34% pada $1,966.28 per ons.
Harga emas berjangka AS turun 0,47% menjadi $1,978.40 per ons.

Indeks dolar naik 0,65% terhadap para pesaingnya, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya, dan imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun juga meningkat.

Harga emas telah naik sekitar 9% dalam dua minggu terakhir, mencapai level tertinggi dalam lima bulan di $1,997.09 pada tanggal 20 Oktober, sebuah reli yang terutama dipicu oleh masuknya aset-aset safe-haven di tengah kekhawatiran akan meluasnya perang Israel-Hamas

Fokus pasar tertuju pada angka PDB kuartal ketiga AS yang dirilis pada hari Kamis dan indeks harga PCE AS pada hari Jumat yang dapat mempengaruhi prospek suku bunga Federal Reserve.

Para pedagang secara luas mengharapkan The Fed untuk mempertahankan suku bunganya pada bulan November, menurut alat CME FedWatch.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas masih akan bergerak lemah seiring menguatnya dolar AS. Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $1,945-$1,925. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $1,981-$1,995.