Rekomendasi Minyak 15 November 2023: Naik karena Laporan EIA & Melemahnya USD

565
harga minyak mentah

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada jam perdagangan sesi AS hari Selasa berhasil naik kembali ke atas $78.00, diperdagangkan di sekitar  $78.80 per barel. Kenaikan harga minyak mentah disebabkan karena publikasi dari International Energy Agency (IEA) pada hari Selasa yang kontradiksi dengan event pada hari Senin.

IEA dalam laporan pasar minyak mentah bulanannya meningkatkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak mentah global untuk tahun 2023 dan 2024.

Pertumbuhan permintaan minyak mentah global tahun 2024 naik menjadi 930.000 dari sebelumnya 880.000 barel per hari.

Pertumbuhan permintaan minyak mentah global tahun 2023 naik menjadi 2.4 juta dari sebelumnya 2.3 juta barel per hari.

Sementara itu indeks dolar AS jatuh tajam setelah keluarnya data inflasi Consumer Price Index (CPI) AS bulan Oktober yang turun di dalam semua segmen baik angka umum maupun angka inti.

Angka Consumer Price Index (CPI) AS umum bulan Oktober muncul di 3.2% YoY sementara diperkirakan 3.3% YoY dan angka bulan September 3.7% YoY. Angka inti CPI naik 4.0% pada bulan Oktober dibandingkan dengan yang diperkirakan pasar di 4.1% dan dari angka sebelumnya, bulan September yang juga naik 4.1%.

Data inflasi AS ini jatuh di kubu kebijakan moneter AS yang dovish yang ingin melihat Federal Reserve AS menghentikan siklus pengetatan tingkat bunganya.

Akibat keluarnya data inflasi CPI AS ini, yields obligasi treasury AS turun solid dan  terjadi aksi jual terhadap dolar AS yang membuat harga minyak mentah WTI mengalami rally.

Sebelumnya, harga minyak mentah WTI sudah naik lebih dari 1% pada hari Senin karena revisi naik terhadap outlook permintaan minyak mentah yang dilaporkan oleh OPEC+. Organization of Petroleum Exporting Countries and its allies (OPEC+) menaikkan outlook permintaan dan produksi minyak mentah mengabaikan ketakutan akan lemahnya ekonomi Cina. Di dalam laporan bulanannya OPEC+ mengatakan bahwa fundamental pasar tetap kuat.

Harga minyak mentah WTI sempat naik ke ketinggian harian di $78.67 sebelum akhirnya turun kembali dan diperdagangkan di sekitar $78.05 per barel pada awal hari Selasa sebelum keluarnya data inflasi CPI AS.

Support & Resistance

“Support” terdekat menunggu di $75.83 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $74.41 dan kemudian $73.47. “Resistance” yang terdekat menunggu di $79.13 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $80.55 dan kemudian $84.00.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting

Editor: Asido.