(Vibiznews-Index) – Untuk rekomendasi harian indeks Kospi 12 Desember 2023, perdagangan indeks Kospi sebelumnya naik 0,3%, menjadi ditutup pada 2.525,36.
Demikian indeks Kospi200 berjangka ditutup naik 0,40% ke posisi 337,93.
Bursa saham Korea Selatan ditutup naik pada hari Senin karena investor menunggu petunjuk mengenai arah kebijakan moneter AS di masa depan menjelang pertemuan Federal Reserve minggu ini.

Sebagai penggerak pasar hari ini, Bursa saham AS berakhir naik pada hari Senin, dengan S&P 500 naik ke level tertinggi dalam 20 bulan dan Dow Jones Industrials dan Nasdaq 100 naik ke level tertinggi 1-3/4 tahun, terdorong ekspektasi penurunan harga konsumen AS. Laporan CPI bulan November AS pada hari Selasa diperkirakan turun menjadi +3,1% y/y dari +3,2% y/y di bulan Oktober, sementara CPI bulan November selain makanan dan energi diperkirakan tidak berubah di +4,0% y/y. Saham-saham memperpanjang kenaikannya pada setelah imbal hasil obligasi turun kembali dari level tertinggi sebelumnya karena kuatnya permintaan lelang obligasi Treasury 10-tahun senilai $37 miliar.
Lihat : Bursa Wall Street Senin Berakhir Naik Terdukung Saham Chip; Data Inflasi AS Menjadi Perhatian
Harga minyak berakhir naik tipis pada hari Senin karena masih adanya kekhawatiran seputar kelebihan pasokan minyak mentah dan janji pemotongan OPEC+. Namun ekspektasi penurunan inflasi AS dan penurunan dolar AS memberikan kenaikann tipis.
Lihat : Harga Minyak Senin Ditutup Naik Tipis Dibayangi Sentimen Bearish Kelebihan Pasokan
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi 200 berjangka menguat.
Awal sesi dapat naik menuju posisi 338,01. Jika tembus akan mendaki ke R1 hingga R3.
Namun jika bergerak sebaliknya akan turun ke posisi 336,92, jika lanjut akan meluncur ke S1 hingga S3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 341,23 | 339,70 | 338,82 | 337,29 | 336,41 | 334,88 | 334,00 |
| Buy Avg | 340,33 | Sell Avg | 334,43 |



