IHSG Jumat Pagi Menguat ke Sekitar 7.238; Fluktuatif di Rentang Konsolidasi

322
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat pagi ini (12/1), terpantau menguat 18,046 poin (0,25%) ke level 7.238,010 setelah dibuka naik ke level 7.246,764.

IHSG bergerak menguat dalam rentang konsolidasi, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias melemah dengan Nikkei masih rally ke level rekor dan yang lainnya terkoreksi, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir secara flat.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat 0,06% atau 10 poin ke level Rp 15.554, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah melemah perlahan 2 hari di sesi global sebelumnya; terkoreksi perlahan di tengah rilis inflasi CPI – AS yang di atas ekspektasi serta investor yang masih melihat peluang penurunan bunga pertama the Fed pada Maret nanti.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.564, serta terpantau menguat perlahan di hari keduanya masih dekat level sebulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 26,800 poin (0,37%) ke level 7.246,764. Sedangkan indeks LQ45 naik 5,706 poin (0,59%) ke level 975,649. Pagi ini IHSG menguat 18,046 poin (0,25%) ke level 7.238,010. Sementara LQ45 terlihat naik 0,82% atau 7,909 poin ke level 977,852.

Tercatat saat ini sebanyak 194 saham naik, 275 saham turun dan 212 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street berakhir agak flat di semua indeks sekalipun inflasi CPI Amerika dirilis naik melebihi ekspektasi. Sedangkan, bursa regional pagi ini mixed, di antaranya Nikkei yang melaju 1,06%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,10%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dibuka agak fluktuatif di rentang konsolidasinya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini agak mixed dengan Nikkei tetap rally serta Wall Street berakhir dengan flat.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan konsolidatif dan tetap di zona hijau, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.390 dan 7.401. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.156, dan bila tembus ke level 7.093.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group