(Vibiznews – Commodity) Harga gula berjangka di bursa komoditi berjangka New York pada hari Jumat berakhir turun karena perkiraan terjadinya hujan di Brazil.
Harga gula berjangka kontrak bulan Mei 2024 ditutup turun 0,61% pada 21,15.
Pada hari Jumat, prakirawan cuaca Maxar Technologies mengatakan bahwa hujan sedang diperkirakan akan turun di wilayah penghasil gula di Brasil selama lima hari ke depan, yang memicu likuidasi jangka panjang gula berjangka.
Selain itu, pelemahan mata uang Real Brasil membebani gula setelah real pada hari Jumat jatuh ke level terendah 1 minggu terhadap dolar. Melemahnya nilai riil mendorong penjualan ekspor dari produsen gula Brazil.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga gula akan dibayangi sentimen bearish curah hujan besar di Brazil. Harga gula diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 20,97-20,80. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 21,36-21,58.



