Harga Minyak Mentah Anjlok ke Terendah 2 Pekan Karena Arab Saudi Siap Tingkatkan Produksi

442
harga minyak
Photo Vibizmedia

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah acuan dunia di pasar komoditas internasional yang berakhir Jumat dinihari (27/9) anjlok cukup parah khususnya minyak WTI yang anjlok hampir 3%.

Anjloknya harga minyak mentah WTI ke kisaran terendah dalam 2 pekan merespon berita eksportir utama Arab Saudi mengatakan siap untuk meningkatkan produksi.

Arab Saudi siap untuk meninggalkan target harga minyak tidak resminya $100 per barel dan meningkatkan produksi pada bulan Desember.

Selain itu harga juga dibebani oleh persetujuan proses untuk menunjuk gubernur bank sentral yang dapat meredakan krisis pendapatan minyak dan memulihkan ekspor.

Ada juga kekhawatiran permintaan yang masih ada, terutama di Tiongkok, meskipun ada langkah-langkah stimulus baru-baru ini.

Sementara itu, data EIA menunjukkan bahwa pasokan minyak mentah AS turun 4,5 juta barel minggu lalu, melebihi perkiraan penarikan 1,4 juta barel.

Harga Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk bulan September 2024 anjlok 2,90% ke $67,67 per barel.

Untuk harga minyak mentah berjangka acuan jenis Brent anjlok 2,53% menjadi $71,60 per barel.

Untuk pergerakan harga minyak berikutnya cenderung melanjutkan pelemahan, minyak WTI diperkirakan akan bergerak dalam kisaran support di $63.70 – $60.10. Jika berbalik arah akan mendaki ke kisaran resisten di $70.65 – $74.80.