IHSG Senin Siang Melemah 1,1% ke Level 7.106; Koreksi Signifikan ke 13 Minggu Terendahnya

322
IHSG
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (11/11), terpantau melemah cukup signifikan 80,948 poin (1,11%) ke level 7.106,243 setelah dibuka turun ke level 7.250,581.

IHSG bergerak terkoreksi ke oversold area di 13 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias melemah di antara terbatasnya stimulus ekonomi China, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dalam gain sekitar rekor tertingginya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,10% atau 16 poin ke level Rp 15.680, dengan dollar AS di pasar uang Asia naik terbatas setelah menguat di sesi global sebelumnya; mendekati 4 bulan tertingginya di tengah investor mencari arah pasar berikutnya dan menunggu rilis inflasi CPI Amerika minggu ini.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.664, serta terpantau dalam rentang konsolidasi dekat 2 minggu tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 36,610 poin (0,50%) ke level 7.250,581. Sedangkan indeks LQ45 turun 6,073 poin (0,69%) ke level 878,070. Siang ini IHSG melemah 80,948 poin (1,11%) ke level 7.206,243. Sementara LQ45 terlihat turun 1,03% atau 9,115 poin ke level 875,028.

Tercatat saat ini sebanyak 152 saham naik, 445 saham turun dan 181 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini mixed melemah di antaranya Nikkei yang melandai 0,00%, dan Hang Seng yang melemah 1,67%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak terkoreksi ke 13 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya melemah di antara terbatasnya stimulus ekonomi China.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih di zona merah, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.530 dan 7.617. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.182, dan bila tembus ke level 6.998.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group