Harga Kopi Naik Ke Harga Tertinggi 1 Minggu

1298

(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi naik pada hari Kamis ke harga tertinggi satu minggu, karena menguatnya Real Brazil ke kurs 7 ½ bulan tertinggi terhadap dolar.  

Harga kopi Arabika Juli di ICE New York naik $13.60 (3.93%) menjadi $359.75 . Harga kopi Robusta di ICE London naik $121 (2.71%) 

Harga kopi naik ke harga tertinggi 1 minggu, karena menguatnya real Brazil ke kurs tertinggi 7 ½ bulan terhadap dolar. Menguatnya real membuat harga komoditas di Brazil menjadi lebih mahal apabila dibeli dengan mata uang lain selain real . 

Kekhawatiran akan cuaca buruk di Brazil akan mengurangi hasil kopi sehingga harga kopi naik.  Laporan Somar Meteorologia pada hari Senin tidak turun hujan di Minas Gerais   pada minggu ini sampai 31 Mei   

Pada hari Selasa harga kopi Arabika turun ke harga terendah 1 ¾ bukan dan harga kopi Robusta turun ke harga terendah 7 bulan karena panen di Brazil membuat harga kopi turun. 

Safras & Mercado melaporkan panen kopi Brazil tahun 2025/26 sudah selesai 20% sampai 28 Mei. Jumlah ini dibawah rata-rata lima tahun 21% pada periode yang sama tahun ini. 

Harga kopi mengalami tekanan pada bulan terakhir karena kekhawatiran produksi kopi naik dan persediaan melimpah 

Pada  19 Mei USDA Foreign Agricultural Service (FAS) memperkirakan produksi kopi Brazil 2025/26 naik 0.5% dari tahun lalu menjadi 65 juta kantong.  

Produksi kopi Robusta Vietnam di 2025/25 naik 6.9% dari tahun lalu menjadi 31 juta kantong. 

Persediaan kopi di ICE naik sehingga harga kopi turun. Setelah laporan persediaan Persediaan kopi Robusta di ICE naik ke tertinggi 8 1/2 bulan menjadi 5,438 lot pada 30 Mei.  

Persediaan Kopi Arabika di ICE naik ke tertinggi 4 bulan pada hari  Selasa menjadi sebesar 892.468 kantong. 

Pada 9 Mei laporan perkiraan USDA produksi kopi  2025/26 di Honduras, produsen kopi  terbesar di Amerika Tengah akan naik 5.1% dari tahun lalu menjadi 5.8 juta kantong. 

Safras & Mercado menaikkan produksi kopi Brazil 2025/26 naik menjadi 65.51 juta kantong dari perkiraan sebelumnya 62.45 juta kantong. 

Conab  menaikkan perkiraan produksi kopi Brazil 2025 menjadi 55.7 juta kantong  dari perkiraan Januari 51.81 juta kantong. 

Kekhawatiran permintaan akan berkurang sehingga harga kopi turun. Beberapa importir termasuk Starbucks, Hershey dan Mondelez International mengatakan bahwa tarif impor 10% akan menaikan harga dan menekan volume penjualan 

Tanda turunnya ekspor kopi Brazil turun menaikkan harga. Pada 12 Mei  Cecafe melaporkan  ekspor kopi hijau Brazil di bulan April turun 28% dari tahun lalu menjadi 3.05 juta kantong. Dari Januari – April ekspor kopi turun 15.5% dari tahun lalu menjadi 13.186 juta kantong 

Harga kopi Robusta naik ketika pada hari Selasa lalu Vietnam National Statistics Office melaporkan bahwa ekspor kopi Vietnam dari Januari – April turun 9.8% dari tahun lalu menjadi 663,000 MT. 

The Vietnam Coffee and Cocoa Association pada 12 Maret menurunkan perkiraan produksi kopi Vietnam 2024/25 menjadi 26.5 juta kantong dari perkiraan Desember di 28 juta kantong 

 Rabobank memperkirakan bahwa hasil kopi   Robusta Brazil 2025/26 akan naik 7.3% mencapai rekor di 24.7 juta kantong 

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika  

support pertama di $337 dan berikut ke $318 

resistant pertama di $368 kemudian ke $385 

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting