(Vibiznews – Commodity) – Harga tembaga di Shanghai dan di London turun pada hari Senin karena tekanan dari negosiasi dagang dari AS dan ketidak pastian mengenai kebijakan tarif yang jatuh tempo 9 Juli.
Harga tembaga turun karena perkiraan adanya peningkatan persediaan di LME dan SHFE
Harga tembaga tiga bulan di The London Metal Exchange turun 0.31% menjadi $9,834 per MT .
Harga tembaga di The Shanghai Futures Exchange turun 0.91% menjadi 79,440 yuan ($11,088) per ton.
AS hampir menyelesaikan perjanjian dagang dengan beberapa negara dan akan mengumumkan kenaikan tarif untuk 12 negara mulai hari Senin ini demikian Presiden AS katakan pada hari Minggu, tarif yang tinggi itu diberlakukan mulai 1 Agustus.
Para pelaku pasar khawatir bahwa kebijakan tarif itu akan memicu perlambatan dari ekonomi global dan menekan permintaan komoditas industri.
Harga tembaga turun karena perkiraan adanya peningkatan persediaan di LME dan SHFE karena saat ini konsumsi berkurang karena harga yang tinggi.
Persediaan di gudang SHFE naik untuk pertama kalinya dalam minggu ini sampai 4 Juli setelah tiga minggu turun. Naik 3.7% menjadi 84,589 ton namun masih turun 73.7% tahun ini.
Persediaan tembaga di gudang di LME naik 4 hari berturut-turut sampai hari Jumat naik 5% menjadi 95,275 ton.
Harga Logam Lain di SHFE
- Harga aluminium turun 0.68% menjadi 20,500 yuan per ton
- Harga timbal turun 0.29% menjadi 17,220 yuan
- Harga timah turun 0.82% menjadi 266,770 yuan
- Harga nikel turun 1.05% menjadi 121,190 yuan per ton
- Harga zinc turun 0.83% menjadi 22,165 yuan
Analisa teknikal untuk tembaga di LME
Support pertama di $9,806 terus turun ke $9,745
Resistant pertama di $9,947 dan berikut ke $10,088
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting



