IHSG Senin Ditutup Rally Signifikan 1,3% ke Level 8.859; All Time High Baru di Awal Tahun

266
BEI
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Senin sore ini (5/1), terpantau rally dengan menguat signifikan 111,059 poin (1,27%) ke level 8.859,191 setelah dibuka naik ke level 8.770,803.

IHSG bergerak rally 4 hari mencetak all time high baru di awal tahun ini, sedangkan bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat setelah AS menangkap Maduro dalam serangan ke Venezuela, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dalam gain.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,09% atau 15 poin ke level Rp 16.735, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah menguat 3 hari di sesi global sebelumnya, melayang di sekitar 2 minggu tertingginya di awal tahun setelah tahun lalu tergerus 9% –koreksi terbesar dalam 8 tahun terakhir.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.720, serta terpantau menjauhi area 2 minggu terkuat sebelumnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 22,671 poin (0,26%) ke level 8.770,803. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,090 poin (0,25%) ke level 854,090. Siang ini IHSG menguat 60,020 poin (0,69%) ke level 8.808,152. Sementara LQ45 terlihat naik 0,23% atau 2,000 poin ke level 854,000.

IHSG kemudian melejit di akhir sesi dan ditutup menguat 111,059 poin (1,27%) ke level 8.859,191. Sementara LQ45 terlihat naik 0,91% atau 7,770 poin ke level 859,770. Tercatat saat ini sebanyak 446 saham naik, 246 saham turun dan 114 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau bias menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 2,97%, dan Hang Seng yang naik 0,03%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa dalam rally mencetak rekor di awal tahun, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed menguat setelah AS menangkap Maduro dalam serangan ke Venezuela, serta mengikuti Wall Street yang berakhir dalam gain.

Berikutnya IHSG kemungkinan tetap melanjutkan uptrend-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.841 dan 8.900. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 8,525 dan bila tembus ke level 8,361.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group