IHSG Rabu Pagi Menguat 0,6% ke Level 9.001; Lanjut Rally di Area Rekor

112
IHSG
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (14/1), terpantau menguat 52,881 poin (0,59%) ke level 9.001,184 setelah dibuka naik ke level 8.996,866.

IHSG bergerak rally melanjutkan posisi rekor kemarin, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias menguat dengan Nikkei di level rekor oleh kemungkinan Pemilu Jepang segera ini, serta mencermati Wall Street yang semalam terkoreksi dari area rekor kemarin.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,06% atau 10 poin ke level Rp 16.870, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah menguat di sesi global sebelumnya; bertengger sekitar 5 minggu tertingginya di tengah merosotnya yen Jepang serta data tenaga kerja AS yang masih solid.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.860, serta terpantau bearish di hari kesepuluhnya pada sekitar level 9 bulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 48,563 poin (0,54%) ke level 8.996,866. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,660 poin (0,42%) ke level 882,530. Pagi ini IHSG menguat 52,881 poin (0,59%) ke level 0.001,184. Sementara LQ45 terlihat naik 0,42% atau 3,709 poin ke level 882,679.

Tercatat saat ini sebanyak 336 saham naik, 231 saham turun dan 148 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street semalam ditutup terkoreksi dari area rekor sebelumnya, di antara inflasi CPI Amerika yang sesuai estimsi serta isyu independensi the Fed dengan Powell dalam penyidikan.  Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed menguat, di antaranya Nikkei yang naik 1,45%, dan Hang Seng yang menanjak 0,24%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rally melanjutkan posisi rekor barunya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias menguat dengan Nikkei di level rekor oleh kemungkinan Pemilu Jepang segera ini.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan mencatat rekor baru atau setidaknya intraday, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 9.003 dan 9.050. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 8,664 dan bila tembus ke level 8,525.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group