(Vibiznews – Commodity) – Harga tembaga naik pada hari Kamis setelah persediaan di gudang Comex AS naik diatas 500,000 MT untuk pertama kalinya karena kekhawatiran tarif.
Harga tembaga kontrak teraktif di the Shanghai Futures Exchange ditutup naik 0.28% menjadi 100,700 yuan ($14,463.61) per MT.
Harga tembaga kontrak tiga bulan di the London Metal Exchange naik sedikit 0.01% menjadi $12,811 per ton.
Persediaan tembaga di gudang COMEX, AS naik menjadi 554,904 short ton atau 503,400 MT pada 20 Januari.
Harga tembaga di COMEX turun sehingga selisih dengan LME berkurang. Persediaan tembaga LME naik di gudang LME di AS di New Orleans.
Persediaan tembaga di LME naik diatas Comex, karena tembaga dikirim kembali ke gudang LME sehingga persediaan naik. Pasar yang ketat semakin semakin seimbang, sehingga mengurangi kenaikan.
Harga tembaga masih didukung oleh kekhawatiran akan persediaan karena gangguan pada tambang dan tarif mendorong arus masuk ke AS, tetapi permintaan berkurang karena tingginya harga.
Presiden AS pada hari Rabu menarik kembali tarif terkait Greenland terhadap sekutu-sekutu Eropa , langkah deeskalasi yang menurunkan harga emas dari harga puncak dan mendorong kenaikan harga saham AS.
Harga logam lain di SHFE
Harga aluminium naik 0.59%
Harga zinc naik 0.85%
Harga timbal naik 0.38%
Harga nikel naik 1.15%
Harga timah naik 1.69%.
Harga logam lain di LME
Harga aluminium naik 0.30%
Harga zinc naik 0.61%
Harga timbal naik 0.35%
Harga nikel naik 0.05%
Harga timah turun 0.81%.
Analisa teknikal untuk tembaga di LME
Support pertama di $12,887 kemudian turun ke $12,846
Resistance pertama di $12,928 dan berikut ke $12,968
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting



