(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Jumat siang ini (6/2), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah loss dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia turun setelah menanjak 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini melemah 0,33% atau 55 poin ke level Rp 16.880 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.755. Rupiah terpantau di hari kedua pada level 2 minggu terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.821 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.880, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 16.880.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia umumnya turun setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; terkoreksi dari 2 minggu tertingginya yang diangkat setelah Bank of England (BoE) mempertahankan suku bunganya.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini turun ke 97,78, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 97,95.
Sementara itu, IHSG Jumat di akhir sesi pertama melemah tajam 229,463 poin (2,83%) ke level 7.874,416, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias melemah ditarik sektor teknologi, serta mengikuti Wall Street yang berakhir semalam dalam koreksi oleh investor beralih dari saham teknologi
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.897 – Rp16.690.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



