(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Kamis sore ini (30/7), terpantau bangkit signifikan 94,977 poin (1,56%) ke level 6.186,363 setelah dibuka naik ke level 6.110.283.
IHSG bergerak rebound setelah terkoreksi 6 hari pada 2 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat di tengah memanasnya lagi tensi AS-Iran yang mendongkrak harga minyak mentah, dan investor mencerna keputusan the Fed mempertahankan suku bunga, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan serempak terkoreksi signifikan.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,14% atau 25 poin ke level Rp 18.080, dengan dollar AS di pasar uang Eropa merangkak naik setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya, perlahan bangkit dari area 1,5 minggu terendahnya setelah the Fed mempertahankan suku bunganya serta investor mencerna arah kebijakan the Fed ke depannya.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 18.082, serta terpantau kembali bertengger di area 2 minggu terendahnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 18,897 poin (0,31%) ke level 6.110.283. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,440 poin (0,07%) ke level 608,470. Siang ini menguat 56,575 poin (0,93%) ke level 6.147,961. Sementara LQ45 terlihat naik 1,35% atau 8,170 poin ke level 614,690.
IHSG kemudian agak mendatar dan ditutup mengiat signifikan 94,977 poin (1,56%) ke level 6.186,363. Sementara LQ45 terlihat naik 1,55% atau 9,430 poin ke level 615,950. Tercatat saat ini sebanyak 495 saham naik, 158 saham turun dan 136 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau variatif menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,71%, dan Hang Seng yang naik 0,20%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound kuat dari 2 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed di tengah memanasnya lagi tensi AS-Iran yang mendongkrak harga minyak mentah, dan keputusan the Fed mempertahankan suku bunga, serta mencermati Wall Street yang berakhir serempak terkoreksi signifikan.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan berupaya melanjutkan rebound-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,002 dan bila tembus ke level 5,839.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group






