IHSG Rabu Pagi Rebound 1% ke Level 6.181; Searah Bias Menguatnya Regional

78
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (30/9), terpantau menguat cukup signifikan 59,706 poin (0,98%) ke level 6.181,406 setelah dibuka turun ke level 6.118.048.

IHSG bergerak rebound dari sekitar 13 minggu terendahnya kemarin, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed bias menguat di tengah menurunnya harga minyak mentah dunia dan yields obligasi AS yang masih tinggi, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir kembali terkoreksi secara terbatas.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,16% atau 28 poin ke level Rp 17.993, dengan dollar AS di pasar uang Asia terkoreksi setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya, turun dari area 9 minggu tertingginya di antara bertehan tingginya yields U.S. Treasury dan haga minyak yang volatile.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.965, serta terpantau tertahan lemah di area 2 bulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau melemah 3,652 poin (0,06%) ke level 6.118.048. Sedangkan indeks LQ45 turun 2,861 poin (0,47%) ke level 606,838. Pagi ini menguat 59,706 poin (0,98%) ke level 6.181,406. Sementara LQ45 terlihat naik 3,253 poin (0,53%) poin ke level 612,952.

Tercatat saat ini 479 saham naik, 165 saham turun dan 127 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street semalam ditutup melemah, agak terbatas, di tengah masih tingginya yields U.S. Treasury dan rilis keyakinan konsumen AS yang tergelincir. Dow Jones berakhir turun 0,26%, S&P 500 melemah 0,17%, serta Nasdaq menanjak 0,09%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang menanjak 1,26%, dan Hang Seng yang turun 0,33%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound dari 13 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias menguat di tengah menurunnya harga minyak mentah dunia, serta mencermati Wall Street yang berakhir terkoreksi terbatas.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan di zona hijaunya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.380 dan 6.521. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,002 dan bila tembus ke level 5,839.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group