(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Rabu sore ini (11/2), terpantau menguat tajam 159,228 poin (1,96%) ke level 8.290,966 setelah dibuka naik ke level 8.172,546.
IHSG bergerak rally rebound di hari ketiga ke level 1,5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat dipimpin kembali Nikkei mengabaikan data penjualan retail AS yang di bawah estimasi, serta mencermati Wall Street yang semalam mixed namun Dow Jones menyentuh rekor.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat 0,09% atau 15 poin ke level Rp 16.780, dengan dollar AS di pasar uang Asia umumnya melemah setelah agak melandai di sesi global sebelumnya; terkoreksi ke 1,5 minggu terendahnya oleh data retail sales AS yang dirilis mengecewakan.
Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.795, serta terpantau menguat di hari ketiga ke level 1,5 minggu tertingginya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 40,808 poin (0,50%) ke level 8.172,546. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,980 poin (0,12%) ke level 830,420. Siang ini IHSG menguat 130,156 poin (1,60%) ke level 8.261,894. Sementara LQ45 terlihat naik 1,03% atau 8,570 poin ke level 838,010.
IHSG kemudian lanjut menanjak dan ditutup menguat 159,228 poin (1,96%) ke level 8.290,966. Sementara LQ45 terlihat naik 1,51% atau 12,500 poin ke level 841,940. Tercatat saat ini sebanyak 544 saham naik, 156 saham turun dan 122 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed menguat, di antaranya Nikkei yang melejit 2,28%, dan Hang Seng yang naik 0,31%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak rally rebound 3 hari 1,5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat mengabaikan data penjualan retail AS yang di bawah estimasi, serta mengikuti Dow Jones yang dalam rekor semalam.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan berkonsolidasi sejenak, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.596 dan 9.058. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,742 dan bila tembus ke level 7,481.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



