IHSG Kamis Pagi Menguat 0,5% ke Level 8.348; Lanjut Rebound, pada 2,5 Minggu Tertingginya

131
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis pagi ini (19/1), terpantau menguat 37,861 poin (0,46%) ke level 8.348,088 setelah dibuka naik ke level 8.354,208.

IHSG bergerak melanjutkan rebound kemarin ke level 2,5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias menguat dipimpin Kospi yang mencetak rekor baru sementara bursa kawasan China masih libur Imlek, serta mengikuti Wall Street yang semalam berakhir menguat didorong saham teknologi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih flat dengan menguat tipis 0,01% atau 1 poin ke level Rp 16.879, dengan dollar AS di pasar uang Asia mendatar setelah menanjak di sesi global sebelumnya; bertengger sekitar 1,5 minggu tertingginya oleh rilis minutes the Fed yang menunjukkan adanya indikasi pertimbangan kenaikan suku bunga ke depannya.

Rupiah melandai dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.880, serta terpantau tertahan pada sekitar 1,5 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 43,981 poin (0,53%) ke level 8.354,208. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,840 poin (0,46%) ke level 842,370. Pagi ini IHSG menguat 37,861 poin (0,46%) ke level 8.348,088. Sementara LQ45 terlihat naik 0,48% atau 4,060 poin ke level 842,590.

Tercatat saat ini sebanyak 345 saham naik, 263 saham turun dan 198 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street semalam ditutup menguat pada ketiga indeks acuannya, tertutama ditopang oleh kenaikan saham teknologi di tengah investor mencermati rilis minutes the Fed yang terbagi arah ke depannya. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed menguat, di antaranya Nikkei yang naik 0,80%, dan Kospi yang menanjak 2,92%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound di hari keduanya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias menguat dipimpin Kospi yang mencetak rekor baru, serta mengikuti Wall Street yang semalam menguat.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan konsolidasi dengan bias positif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.596 dan 9.058. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,742 dan bila tembus ke level 7,481.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group