Hang Seng Retreat dari Tertinggi 2 Pekan, Tiongkok Melarang Ekspor ke-20 Perusahaan Jepang

128
hang seng

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong memangkas keuntungan sebelumnya pada perdagangan  hari Selasa (24/2/2026)  setelah penurunan tajam Wall Street semalam akibat kekhawatiran tarif yang kembali muncul dan ketegangan geopolitik.

Indeks harian Hang Seng retreat dari level tertinggi 2 pekan dengan pelemahan  di berbagai sektor, termasuk konsumen, teknologi, dan keuangan.

Sentimen juga dibebani oleh ketegangan baru antara Beijing dan Tokyo setelah Tiongkok melarang ekspor barang-barang dwiguna ke 20 perusahaan Jepang yang diduga memiliki hubungan militer.

Namun pelemahan Hang Seng sebagian diredam oleh kenaikan yang signifikan pada bursa saham Shanghai karena spekulasi bahwa pengaturan ulang tarif AS dapat menguntungkan tiongkok.

Indeks Hang Seng ditutup anjlok 1,8% dan berakhir di 26.590, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) turun 1,95% menjadi 9.018,09.

Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Februari 2026 bergerak negatif dengan berakhir turun 1,89% menjadi 26559.

Saham-saham yang membebani Hang Seng seperti CK Hutchison merosot 2,7% setelah Panama membatalkan kontrak pelabuhan perusahaan tersebut menyusul putusan pengadilan.

Saham-saham teknologi yang menekan seperti  Kingdee Intl. anjlok 8,0%, diikuti oleh SenseTime (-6,1%), Kuaishou Tech. (-2,6%), dan Alibaba Hong Kong (-2,4%).