(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu sore ini (25/2), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup lanjut menguat, menambah gain dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menurun setelah merangkak naik di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini menguat 0,24% atau 40 poin ke level Rp 16.780 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.820. Rupiah terpantau rebound ke hampir 2 minggu tertingginya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.822 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.825, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 16.780.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah merangkak naik di sesi global sebelumnya; agak rangebound di bawah sebulan tertingginya, sementara investor mencermati perkembangan kebijakan tariff AS setelah pembatalan dari Supreme Court (MA) Amerika serta meningkatnya tensi geopolitik Iran.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 97,79, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 97,88.
Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi menguat 41,394 poin (0,50%) ke level 8.322,227, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias menguat dengan Nikkei dan Kospi di area rekornya di tengah meredanya concern pasar atas disrupsi bisnis dari AI, serta mencermati Wall Street yang berakhir bangkit menguat dari koreksi sebelumnya.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.976 – Rp16.765.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



