Harga Emas Senin Sesi Asia Naik Tajam Terpicu Perang di Timur Tengah

223

(Vibiznews – Commodity) Harga emas naik pada hari Senin di sesi perdagangan Asia, mencapai level tertinggi dalam lebih dari satu bulan terdukung permintaan safe haven setelah serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada akhir pekan.

Harga emas spot bergerak naik 1,62% pada $5.364,09 per ons.

Harga emas berjangka AS bergerak melonjak 2,50% pada $5.379,3 per ons.

Lihat : Harga Beli dan Buyback Emas Antam Hari ini Senin 2 Maret 2026, Melonjak Rp50.000

Serangan tersebut mengakibatkan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang meningkatkan ketegangan regional.

Iran menanggapi dengan serangan balasan terhadap pangkalan militer AS di negara-negara tetangga, termasuk UEA, Bahrain, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, Yordania, Irak, dan Suriah. Memicu ketegangan Iran dengan negara-negara di Timur Tengah lainnya.

Emas mencatat kenaikan bulanan ketujuh berturut-turut pada bulan Februari, rentetan terpanjang sejak 1973, didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik dan ketegangan perdagangan.

Kenaikan ini juga didukung oleh pembelian yang kuat oleh bank sentral dan pergeseran investor yang lebih luas dari obligasi pemerintah dan mata uang.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak naik dengan perang Israel-AS versus Iran akan meningkatkan permintaan safe haven.

Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $5.317-$5.356. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $5.203-$5.128.

Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $5.187-$5.127. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $5.304-$5.359.