IHSG Selasa Pagi Rebound ke Level 8.040; Bursa Asia Bias Melemah, Tekanan Konflik Iran dan Minyak

225
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa pagi ini (3/3), terpantau berupaya rebound 23,494 poin (0,29%) ke level 8.040,327 setelah dibuka naik ke level 8.071.205.

IHSG bergerak rebound dari koreksi tajam sebelumnya di 3 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias melemah di tengah berlanjutnya perang Iran dan naiknya harga minyak dunia, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan mixed dan rentang terbatas.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat 0,07% atau 12 poin ke level Rp 16.843, dengan dollar AS di pasar uang Asia sedikit terkoreksi setelah melaju sesi global sebelumnya; tertahan di sekitar 5 minggu terkuatnya di antara melemahnya euro oleh nailanjutknya harga minyak dan lanjut memanasnya tensi geopolitik kawasan Timur Tengah.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.855, serta terpantau berupaya bangkit dari posisi seminggu terlemahnya kemarin.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 54,372 poin (0,68%) ke level 8.071.205. Sedangkan indeks LQ45 naik 5,200 poin (0,64%) ke level 817,690. Pagi ini IHSG menguat 23,494 poin (0,29%) ke level 8.040,327. Sementara LQ45 terlihat naik 0,57% atau 4,610 poin ke level 817,100.

Tercatat saat ini sebanyak 395 saham naik, 253 saham turun dan 158 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street berakhir subuh tadi dengan variatif dan range terbatas, di mana S&PP 500 dan Nasdaq menguat tipis sedangkan Dow Jones terkoreksi terbatas. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang merosot 2,29%, dan Hang Seng yang menanjak 0,41%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini berupaya bangkit setelah ditekan tajam 3 hari, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias melemah di tengah berlanjutnya perang Iran dan naiknya harga minyak dunia, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan mixed dan rentang terbatas.

Berikutnya IHSG kemungkinan agak konsolidasi dengan bias positif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.437 dan 8.596. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,861 dan bila tembus ke level 7,712.

 

IHSG

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group