IHSG Kamis Siang Rebound 1,7% ke Level 7.704; Signifikan Bangkit, Mengikuti Hijaunya Bursa Asia

110
IHSG
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis siang ini (5/3), terpantau rebound signifikan 126,726 poin (1,67%) ke level 7.703,790 setelah dibuka turun ke level 7.702.763.

IHSG bergerak rebound setelah merosot hampir 5% kemarin, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bangkit menguat dipimpin Kospi yang melompat sampai 12% dari tekanan jual tajam kemarin, serta mengikuti Wall Street yang rebound dipimpin kenaikan saham sektor teknologi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini flat 0,0% atau 0 poin ke level Rp 16.880, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; tertahan dekat 6 minggu terkuatnya di antara harapan bahwa konflik Timur Tengah dapat berakhir lebih cepat.

Rupiah melandai dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.880, serta terpantau tertahan dari bearish 4 hari sebelumnya di sekitar 1,5 minggu terlemahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 125,699 poin (1,66%) ke level 7.702.763. Sedangkan indeks LQ45 naik 14,410 poin (1,87%) ke level 786,860. Siang ini IHSG menguat 126,726 poin (1,67%) ke level 7.703,790. Sementara LQ45 terlihat naik 1,56% atau 12,040 poin ke level 784,490.

Tercatat saat ini sebanyak 607 saham naik, 115 saham turun dan 95 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau menghijau, di antaranya Nikkei yang menanjak 2,63%, dan Hang Seng yang naik 1,10%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound dari pasar bearish 4 hari, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bangkit menguat dipimpin Kospi yang melompat sampai 12% dari tekanan jual tajam kemarin, serta mengikuti Wall Street yang rebound.

Berikutnya IHSG kemungkinan bertahan rebound di zona hijau, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.133 dan 8.245. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,481 dan bila tembus ke level 7,344.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group