(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS berakhir naik tipis pada hari Selasa, terdukung kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, namun kenaikan dibatasi setelah anjloknya harga minyak, yang menurunkan ekspektasi inflasi yang memicu sentimen kebijakan dovish bagi The Fed.
Indeks dolar AS ditutup naik tipis 0,05% pada 98,91.
Kenaikan dolar AS mendapat dukungan mendasar dari kenaikan +5,6 bp pada imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka 10 tahun.
Laporan penjualan rumah yang sudah ada pada hari Selasa juga mendukung dolar AS. Penjualan rumah yang sudah ada di AS pada bulan Februari naik +1,7% m/m menjadi 4,09 juta, lebih kuat dari perkiraan penurunan menjadi 3,88 juta.
Namun kenaikan dolar AS terbatas setelah harga minyak mentah berjangka WTI April pada hari Selasa anjlok hampir -12%, menghapus sebagian dari reli tajam yang terlihat dalam 1,5 minggu terakhir. Harga minyak pada hari Senin melonjak hingga mencapai $119 per barel setelah Israel membom 30 depot bahan bakar Iran pada akhir pekan. Namun, harga minyak WTI sejak itu turun ke kisaran $83 per barel setelah Presiden Trump mengatakan pada hari Senin bahwa perang dengan Iran “hampir” berakhir, dan setelah para menteri keuangan G-7 mengatakan pada hari Senin bahwa negara-negara G-7 siap untuk melepaskan cadangan minyak jika diperlukan.
Pasar swap memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar -25 basis poin (bp) pada pertemuan kebijakan FOMC berikutnya pada 17-18 Maret adalah 0%.
Malam ini akan dirilis data Inflasi dan Inflasi Inti Februari AS.
Juga akan ada pernyataan dari pejabat Fed Bowman.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak naik mencermati perkembangan perang Timur Tengah, yang jika masih berlangsung dan memicu ketegangan geopolitik, akan memicu permintaan safe haven. Juga akan mencermati harga minyak, jika kembali melonjak, akan menguatkan ekspektasi inflasi yang dapat menguatkan dolar AS. Juga jika data inflasi AS terealisir naik, akan menguatkan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 98,62-98,32. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 99,08-99,24.



