(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro ditutup turun pada hari Selasa terbebani penguatan dolar AS.
Pasangan mata uang EUR/USD ditutup turun 0,21% pada 1.1611.
Euro berakhir turun pada hari Selasa karena dolar pulih dari kerugian pagi hari dan ditutup naik tipis.
Euro turun meskipun terjadi penurunan tajam harga minyak, yang merupakan faktor positif bagi perekonomian Zona Euro.
Swap memperhitungkan peluang 1% kenaikan suku bunga +25 bp oleh ECB pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 19 Maret.
Sore nanti akan dirilis data Inflasi Februari Jerman, yang secara tahunan diindikasikan menurun.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro akan mencermati pergerakan dolar AS, yang jika lanjut menguat akan melemahkan Euro. Juga jika data inflasi Jerman secara tahunan terealisir turun, akan menekan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1590-1.1568. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1650-1.1688.



