Rupiah Rabu Ditutup Melemah ke Rp16.865/USD; Dollar Global Naik, Mencermati Perkembangan Perang

80

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu sore ini (10/3), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, agak menambah loss dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa merangkak naik setelah menguat di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,06% atau 10 poin ke level Rp 16.865 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.855. Rupiah terpantau terkoreksi dari rebound signifikan kemarin.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.872 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.874, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 16.865.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa merangkak naik setelah menguat di sesi global sebelumnya; pergerakan yang tertahan di tengah agak meredanya tensi perang Iran walaupun investor belum bisa berharap resolusi yang cepat.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini naik ke 99,05, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 98,91.

Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi melemah 51,514 poin (0,69%) ke level 7.389,399, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias menguat di tengah turunnya harga minyak dunia dan pasar memperhatikan perkembangan konflik Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir bias melemah secara terbatas.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.976 – Rp16.832.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting